Pembelajaran Online yang Terhubung dengan Kelas
Guru membagikan materi dan tugas ke kelas yang sudah ada, siswa mengumpulkan dari aplikasi, dan orang tua melihat perkembangannya tanpa grup chat terpisah.
Kenapa pembelajaran online terasa terpisah dari sekolah
Banyak sekolah memakai beberapa alat sekaligus: materi di grup chat, tugas di formulir online, dan pengumpulan di email. Siswa harus mengingat di mana setiap tugas dikumpulkan, sementara guru harus memeriksa beberapa tempat untuk menilai satu kelas.
Karena tidak terhubung dengan data kelas, guru juga harus memasukkan nilai secara manual ke rekap. Kesalahan dan tugas yang terlewat menjadi hal yang biasa, bukan pengecualian.
- Materi, tugas, dan pengumpulan tersebar di beberapa aplikasi
- Guru harus memindahkan nilai secara manual
- Siswa melewatkan tugas karena tidak ada daftar terpusat
- Orang tua tidak tahu materi apa yang sedang dipelajari
Cara kerja modul pembelajaran
Modul ini memakai kelas dan mata pelajaran yang sudah ada di modul administrasi, sehingga tidak perlu membuat daftar siswa baru.
- 1
Bagikan materi
Guru menautkan materi atau mengunggah berkas ke kelas dan mata pelajaran yang diampu.
- 2
Beri tugas
Tugas dibuat dengan tenggat dan instruksi jelas, lalu muncul pada daftar tugas setiap siswa di kelas tersebut.
- 3
Siswa mengumpulkan
Pengumpulan dilakukan dari akun siswa, sehingga guru melihat daftar yang sudah dan belum mengumpulkan.
- 4
Nilai dan umpan balik
Guru memberi nilai dan catatan, yang langsung terhubung ke rekap nilai siswa.
Yang didapat sekolah dengan modul Pembelajaran Online
Satu ruang kerja
Materi, tugas, dan pengumpulan berada di tempat yang sama, sehingga siswa tidak perlu menebak di mana mengumpulkan.
Terhubung ke kelas
Daftar siswa mengikuti data kelas, jadi tidak ada siswa yang terlewat saat tugas dibagikan.
Nilai tidak diketik ulang
Nilai tugas masuk ke rekap siswa dan dapat dipakai pada laporan hasil belajar.
Diskusi terarah
Ruang diskusi per kelas menjaga pertanyaan siswa tetap pada konteks mata pelajaran.
Orang tua ikut tahu
Orang tua melihat tugas dan tenggat anaknya, sehingga bisa mengingatkan sebelum terlambat.
Contoh alur: satu tugas esai
Guru bahasa Indonesia kelas 9 memberi tugas esai dengan tenggat satu minggu.
- Guru membagikan materi pendukung dan menuliskan instruksi tugas pada kelas 9A.
- Siswa melihat tugas pada daftar tugas beserta tenggat dan lampiran materinya.
- Siswa mengumpulkan berkas dari akun masing-masing sebelum tenggat.
- Guru menilai dari daftar pengumpulan, dan nilai langsung masuk ke rekap siswa.
Pembelajaran digital di jenjang yang berbeda
Beban modul pembelajaran sangat bergantung pada seberapa mandiri siswa. Materi yang sama tidak cocok untuk kelas 4 dan kelas 11.
SD / MI
Materi perlu pendampingan orang tua dan instruksi yang sangat jelas. Tugas sebaiknya pendek, dengan satu langkah per instruksi, dan dikumpulkan lewat foto atau unggahan sederhana.
SMP / MTs
Siswa sudah bisa mengumpulkan tugas mandiri. Yang perlu dijaga adalah tenggat yang konsisten antar mata pelajaran agar tidak menumpuk di hari yang sama.
SMA / SMK / MA
Materi cenderung panjang dan berbasis proyek. Modul harus mendukung lampiran besar dan penilaian bertahap, bukan hanya unggah satu file lalu selesai.
Indikator pembelajaran yang benar-benar berguna
Jumlah materi yang diunggah bukan ukuran keberhasilan. Yang perlu dilihat adalah apakah siswa benar-benar mengerjakan dan apakah guru menindaklanjuti.
Tingkat pengumpulan
Persentase tugas yang dikumpulkan sebelum tenggat. Tugas dengan tingkat pengumpulan rendah biasanya instruksinya kurang jelas, bukan siswanya malas.
Waktu penilaian
Rata-rata jeda antara pengumpulan dan penilaian. Umpan balik yang terlambat membuat tugas berikutnya kehilangan makna.
Tugas tanpa umpan balik
Jumlah tugas yang dinilai tetapi tanpa komentar. Angka ini menunjukkan apakah modul dipakai sebagai tempat menaruh file atau sebagai alat belajar.
Cocok untuk peran ini
- Guru
- Siswa
- Orang Tua / Wali
- Wali Kelas
Pertanyaan umum tentang Pembelajaran Online
Apakah materi harus diunggah ke Smartiva?
Tidak harus. Guru dapat menautkan materi yang sudah ada atau mengunggah berkas langsung ke kelas.
Bisakah tugas diberi tenggat dan penilaian?
Bisa. Setiap tugas memiliki tenggat, daftar pengumpulan, dan kolom nilai beserta catatan dari guru.
Apakah siswa bisa berdiskusi?
Bisa. Diskusi berlangsung pada ruang kelas atau mata pelajaran, sehingga pertanyaan tetap terarah dan mudah ditelusuri.
Apakah nilai tugas masuk ke rapor?
Nilai tugas tersimpan pada rekap siswa dan dapat dipakai sebagai komponen penilaian sesuai kebijakan sekolah.
Bagaimana jika siswa tidak memiliki koneksi stabil?
Materi dan tugas dapat diakses kembali saat koneksi tersedia. Untuk kondisi tertentu, sekolah dapat mengatur tenggat yang lebih longgar.
Modul lain yang sering dipakai bersama
Ujian Online
Guru menyusun soal dari bank soal, siswa mengerjakan dari aplikasi, dan hasil ujian langsung tersusun per kelas. Tidak ada lagi tumpukan lembar jawaban yang harus dikoreksi satu per satu.
Buku Rapor Digital
Nilai yang diinput guru sepanjang semester menjadi dasar rapor. Wali kelas tidak perlu mengumpulkan nilai dari banyak file saat akhir semester tiba.
Sosial Media Sekolah
Kegiatan kelas, prestasi siswa, dan informasi sekolah dibagikan pada ruang khusus warga sekolah, tanpa bercampur dengan konten dari luar.
Siap mencoba modul Pembelajaran Online?
Uji coba gratis sampai akhir semester, tanpa biaya setup. Tim kami membantu proses aktivasi dan migrasi data awal.